Puisi

Luka Langit

Langit terlalu perasa,

Ketika awan lembutnya terhentak petir

Dia bisa menangis

Dia bisa menjerit

Dan dia juga bisa meronta

Karna tak ada yang tau ,

Bahwa langit pun bisa juga terpuruk 

Merasa lemah

Jatuh tak berdaya

Mungkin di depan semesta 

Dia terlihat kokoh

Terlihat seolah olah jalan lurus
Tanpa terjal

Tak ada masalah

Tak ada sakit hati

Tak ada luka

Tapi semua itu salah

Ketika cerahnya langit 

Dihantam gelap dan ganasnya halilintar

Semua itu seketika sirna sudah

Cerah berubah gelap

Terang berubah kelam

Tak ada cahaya

Tak ada harapan 

Tak ada impian
Oleh : Sindy Aryansari

About the author

Redaksi PP Al-Fattah

Website dikelola oleh tim redaksi Pondok Pesantren Al-Fattah

Add Comment

Click here to post a comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Instagram

Instagram has returned empty data. Please authorize your Instagram account in the plugin settings .

Advertisement

Advertisement Small

Flickr

  • Auto-stop
  • Compo
  • Jeannelune
  • Camouflage
  • Tardif
  • Reptiles
  • Prairie
  • Pralrie #
  • L'orange s'invite

About Author

Akbar Bahaulloh

suka membaca dan menulis (SMSan)

Follow Me

Collaboratively harness market-driven processes whereas resource-leveling internal or "organic" sources. Competently formulate.

ThemeForest

Collaboratively harness market-driven processes whereas resource-leveling internal or "organic" sources. Competently formulate.