Opini

Santri adalah Koentji

Pernahkah kalian berfikir gambaran santri itu seperti apa? Bagaimana? Santri banyak disebut bagi orang-orang yang belajar dan mendalami ilmu agama di pondok pesantren. Tetapi jangan salah, bukan berarti orang yang belum pernah mencium bau pondok tetapi akhlak dan ilmunya menyetarai anak-anak yang belajar dipondok tidak dikatakan sebagai santri. Jawabannya adalah bisa, bisa disebut sebagai santri karena akhlaknya mencerminkan kepribadian yang luhur.
Kata koentji secara filosofi. Kunci adalah sesuatu yang dengan alat tersebut akhirnya hal yang tertutup dapa terbuka, atau dapat tercapai. Maka dari itu santri harus mempunyai jiwa yang ahli. Ahli dalam segala bidang dan hal, tidk terbatas hanya dalam bidang agama dan kajian kitab kuning saja, akan tetapi seorang santri juga harus mengikuti perkembangan dan peradaban masa kini santri harus melek teknologi agar dapat membuka wawasan yang luas, sehingga eksistensi santri dapat diperhitungkan, tidak dianggap lemah dan dipandang dengan sebelah mata.
Santri itu sekti, kenapa tidak sekti? Bayangkan Indonesia seara mayoritas di bangun dari beberapa kyai dan para santrinya yang rela berkorban dan berjuang untuk melawan penjajahan, sehingga Indonesia mampu lepas dari belenggu penjajahan bangsa barat, dan membawa bangsa Indonesia yang merdeka.
Zuma El-Moz

About the author

Redaksi PP Al-Fattah

Redaksi PP Al-Fattah

Website dikelola oleh tim redaksi Pondok Pesantren Al-Fattah

2 Comments

Click here to post a comment