Home / Khazanah / Titipan Pesan Langit

Titipan Pesan Langit

juara santri menulis kategori menulis Hikmah dengan tema isra' mi'raj di perolh pleh Arif Ahmad
juara santri menulis kategori menulis Hikmah dengan tema isra’ mi’raj di perolh pleh Arif Ahmad

Wahai saudaraku, tidakkah engkau heran kepada orang-orang yang meninggalkan sebaik-baik pesan yang dibawa oleh utusan akhir? Pesan itu adalah nasehat terakhir saat menjelang wafatnya. Pesan itu adalah sebuah kabar gembira dan pelipur lara bagi nabi-Nya. Pesan itu diiringi dengan peristiwa agung yang banyak orang tak mempercayainya. Pesan itu turun dari langit tempat malaikat berada dan menuju bumi tempat hidup orang-orang shalih dan para anbiya’.
Wahai saudaraku, pesan itu adalah shalat. Sudah berapa kalikah engkau menerima pesan itu dengan hatimu yang lapang? Tidakkah engkau tahu bahwa ia merupakan pesan suci yang akan mensucikan jiwamu? Ia merupakan kabar gembira yang akan membuat dadamu terbuka. Ia merupakan cara terindah untukmu agar engkau dapat berjumpa dan merasakan kehadiran Rabmu setiap harinya. Bukankah engkau telah melihat banyak orang tunduk dan menangis karena menegakkannya?
Wahai saudaraku, janganlah engkau berlaku acuh terhadap panggilan-Nya. Panggilan itu datang untuk mengajakmu datang berkunjung dihadapan Rabmu. Jika engkau dipanggil oleh orang yang paling engkau cinta, apakah engkau mengabaikannya? Demikian pula pada Rabmu, apakah ketika Ia memanggilmu engkau akan berbicara kepada orang lain dan mengabaikan-Nya? Lantas bagaimana kedudukanmu disisi-Nya jika engkau berlaku demikian? Apakah engkau pantas mengharap surganya sedangkan memenuhi panggilan-Nya saja tidak berkenan?
Wahai saudaraku, sesungguhnya dosamu amat banyak, sedangkan engkau tidak tahu manakah amalmu yang akan diterima. Engkau yakin jatah usiamu berkurang setiap hari, tubuhmu semakin lemah dan dosamu semakin bertambah. Maka dari itu tegakkanlah shalat, karena ia akan meningkatkan derajatmu dan menghapus dosa-dosamu. Sesungguhnya Rasulullah SAW telah bersabda :
“Perumpamaaan sholat yang lima waktu itu seperti sungai mengalir banyak pada pintu rumah seorang diantaramu, guna mandi dengan air itu setiap hari lima kali.” (HR Muslim)
Wahai saudaraku, apakah orang yang mandi di sungai sebanyak lima kali akan tersisa padanya kotoran dibadannya?

Wahai saudaraku, bawa dan jagalah pesan itu di hari engkau hidup, hari dimatikan dan dibangkitkannya dirimu. Suatu saat engkau akan ditanya dimana dan bagaimana engkau simpan pesan itu. Barang siapa yang membawa dan merawatnya maka baginya akhir yang mudah dan baik baginya. Tetapi barang siapa yang lalai terhadap pesan itu maka aku tak tahu kesulitan apa yang akan menimpanya kelak.
Wahai saudaraku, pesan itu telah dititipkan kepadamu dari Rab dan utusan-Nya. Jagalah baik-baik pesan itu. Ingatlah, dengan pesan itu, hatimu yang diselimuti malam yang gelap, akan menerbitkan cahaya surya. Dengan pesan itu, hatimu yang kering akan subur kembali. Dengan pesan itu wajahmu akan beseri-seri pada hari dimana banyak wajah-wajah muram.
Wahai saudaraku, akan datang masa dimana cobaan menghampiri dimanapun engkau berada. Cobaan itu akan semakin memberatkan punggungmu. Maka dari itu bukalah pesan itu setiap kali cobaan itu menimpamu. InsyaAllah semuanya akan menjadi lebih mudah.
Wahai saudaraku, janganlah engkau banyak bersedih. Sesungguhnya engkau telah menemukan obat penyembuh bagi jiwa dan jasadmu dalam pesan itu. Jika engau ingin Rabmu selalu menemanimu dalam perjalanan kehidupan ini, maka tegakkanlah isi pesan langit itu. Tersenyumlah, sesungguhnya Allah dan rasul-Nya menitipkan pesan itu sebagai kabar gembira, agar engkau tersenyum. Agar engkau senanatiasa menghadirkan Ia sebagai sahabatmu dalam perjalanan ini.
Wahai saudarakau,  Ingatlah kata-kata terakhir saudaramu ini. “Adakah pesan yang lebih mulia dari pesan langit ini? Adakah perjalanan yang lebih indah daripada bersama pesan ini?”
Arif Ahmad

About admin

Check Also

Toleransi ala Gus Dur

Dr. K. H. Abdurrahman Wahid atau yang akrab disapa Gus Dur adalah tokoh Muslim Indonesia …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *