Home / Artikel / Tiga Senjata Penting dalam Menuntut Ilmu

Tiga Senjata Penting dalam Menuntut Ilmu

unduhan (15)

Pada hakikatnya, seorang manusia diciptakan dan dilahirkan dengan dengan keadaan fitroh. Selain itu, pada dasarnya manusia diciptakan ke dunia ini dengan memiliki kecerdasan masing-masing. Dimana kecerdasan yang dimiliki antara individu yang satu dengan yang lainnya berbeda-beda.
Seorang penuntut ilmu akan suskes dalam menuntut ilmunya serta ilmu tersebut akan bermanfaat bagi dirinya, apabila ia memiliki tiga rangkaian yang saling berkaitan didalam dirinya, yakni : Intelligence Quotiont (IQ), Emotional Quotiont (EQ), serta Spiritual Quotiont (SQ).
Khalayak umum memandang, bahwasanya seorang peserta didik (pencari ilmu) akan sukses dalam menuntut ilmu apabila ia memiliki kecerdasan pengetahuan di atas rata-rata dan memiliki bekal materi (biaya) yang cukup. Dengan adanya materi yang cukup, semua kebutuhan akan terpenuhi.
Akan tetapi,dalam menuntut ilmu kecerdasan pengetahuan (Intelligence Quotiont) saja tidaklah cukup tanpa diimbangi dengan adanya kecerdasan emosional (Emotional Quationt) dan kecerdasan spiritual (Spiritual Quotiont).
Kita ambil contoh kecil saja, ada peserta didik (pencari ilmu) dalam kegiatan belajar mengajar sangat aktif, dan saat ujian (Test) selalu mendapatkan nilai 9, akan tetapi ia tidak memiliki rasa empati dan simpati dengan lingkungan sekitar. Dan ada peserta didik (penuntut ilmu) dalam kegiatan belajar mempunyai kecerdasan biasa-biasa saja, akan tetapi ia memiliki kecerdasan emosional dan kecerdasan spiritual, sosial yang cukup.
Maka dengan berjalanya waktu, yang terjadi pada siswa yang pertama akan mempunyai rasa tidak peduli dengan keadaan di sekitarnya dan dibenaknya akan muncul stimulus bahwa ia lebih pandai dan cerdas daripada peserta didik lainnya. Dan yang terjadi pada siswa yang kedua yakni ia akan lebih mementingkan peristiwa disekitarnya daripada dirinya sendiri, serta akan lebih mudah berteman dengan siapa saja karena dibenaknya muncul stimulus bahwa ia tetap harus belajar terus menerus secara continue (istiqomah).

Dari contoh diatas dapat diambil kesimpulan bahwasanya kecerdasan pengetahuan sangatlah penting bagi penuntut ilmu. akan tetapi, untuk mengimbangkan kecerdasan pengetahuan tersebut, jangan sampai dilupakan bahwa kecerdasan sosial, kecerdasan emosional, serta kecerdasan spiritual juga sangat penting bagi penuntut ilmu. Karena semua itu merupakan satu kesatuan yang saling melengkapi dan tidak dapat dipisahkan agar tujuan utama menuntut ilmu tersebut dapat tercapai (berhasil) dan bermanfaat (barokah) bagi dirinya sendiri ataupun masyarakat yang lainnya. (Kurniaji/Demak).

About kurniaji

Check Also

IMPLEMENTASI SANTRI LITERASI MENELADANI RASULULLAH SAW DALAM PERINGATAN MAULID NABI

Peringatan Maulid Nabi selalu disambut dengan meriah oleh umat Islam di Indonesia. Kegiatan ini bertujuan …

2 comments

  1. tulisan bagus, senang membaca artikel ini. teruskan berbagi ilmu

    • terima kasih atas pujian dan kunjungannya, silahkan baca artikel ataupun karya santri yang lain, 100% karya santri:-)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *