Home / Suara Santri / Opini / Sesuka hati

Sesuka hati

Melupakan kata sendiri menjadikan arti bersama, mengajarkanku sebuah makna dalam hidup apa itu nyaman yang mengarahkan kasihsayang??
Hingga pada suatu masa kita dihadapkan pada kopi maupun gula ataupun keduanya dan pada kenyataanya itu bukanlah penentu kenikmatan pecandu kopi ☕?
Melainkan dari adanya kejernihan air hangat?dan kini mengarahkan kita untuk mengartikan getirlegi nya dilema hidup bukan dari rasa, melainkan dari bagaimana cara kita bangkit dari keterpurukan dan menciptakan
Pengaruh terhebat yang menghasilkan perubahan terbesar pada diri, bukan karna limpahan harta maupun ucapan semangat sayang? dan yang terpenting, mereka semua adalah keluargaku pondok pesantren alfattah yang lebih bermakna dari semua bongkahan” semangat berlantunan doa yang berwujudkan kesungguhan ?

By. Unaisatuz Zulfa

About admin

Check Also

PERANAN SANTRI DAN PESANTREN DALAM UPAYA MENJAGA PERSATUAN INDONESIA MELALUI SIKAP TOLERANSI TERHADAP SESAMA

Pesantren merupakan wahana menempa diri yang di dalamnya terdapat berbagai macam dinamika pelatihan kehidupan yang …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *