Home / Kegiatan / Ramadan Mengenalmu

Ramadan Mengenalmu

santriNgaji
Pada hari senin pagi 06, 30. 17 Ramadan 1438 H/ 12 Juni 2017 M di laksanakan mengkhatamkan kitab U’qud al-Lujain. Kitab ini disusun oleh Imam Nawawi al-Bantani yang bercorak Fiqih namun lebih fokus membahas Etika Rumah Tangga, penafsiran ayat yang berkaitan dengan sosial suami kepada istri, sejarah perempuan yang posisinya sebagai istri. Dengan hatamnya kitab kitab U’qud al-Lujain, kami mengadakan Tasyakkuran dengan buka bersama-sama santri putra dan putri al-Fattah IKSAM (Ikatan Santri Mahasiswa) angkatan tahun 2016-2017. Sebenarnya kitab yang di kaji kitab Fathul Qorib di teruskan kajian kitab Bajuri, Ta’lim Mutaallim namun yang hatam kitab U’qud al-Lujain.
Pada tahun 2016 di bulan Ramadan kami juga menghatamkan kitab yang di susun oleh Imam Nawawi al-Bantani, Nashaih al-I’bad tanggal 17 Ramadan. Kami melihat setiap mengadakan hataman kitab ada suatu kebaikan, keberkahan, dan mistik, karena ketika dipikir secara filosofi ada beberapa hal. Peratama hataman kitab Nashaih al-I’bad 2016 dan U’qud al-Lujain 2017 sama-sama pada tanggal 17 Ramadan yang ketepatan Nuzul al-Qur’an. Kedua pengarangnya adalah satu, Imam Nawawi al-Bantani, ini menunjukkan ilmunya al-Nawawi berkah, manfaat, seakan akan beliau masih hidup, seorang ulama indonesia yang sangat fenomenal di beberapa Negara hususnya di pesantren-pesantren indonesia.
Tujuan memilih kitab U’qud al-Lujain sebagai pengajian di waktu sore dan pagi pada bulan Ramadan untuk santri putra putri al-Fattah IKSAM (Ikatan Santri Mahasiswa) angkatan tahun 2016-2017 sebagai berikut.
1. Bisa memperaktekkan metode nahwu dan sorrof (amsilati) pada kitab U’qud al-Lujain, bagi pemula sangat baik mempelajari amsilati, amsilati adalah bahan pokok utama untuk menganalisis gramatika bahasa arab dalam sturuktur, namun untuk lebih luas dan mengena dalam perakteknya dan pemahaman, kami mengutip pada kitab aslinya al-Fiyyah Ibnu Malik.
2. Mengaji adalah tradisi pesantren dalam menimba ilmu, dan menjaga akurasi pada suatu pembelajaran, bisa membahas dalil secara tuntas dengan pembacaan kitab secara tertib.
3. Kitab U’qud al-Lujain didalamnya ada beberapa hal yang penting secara subtansinya, seperti, lelaki bisa mengenal sosok seorang perempuan, dengan ciptaannya manusia mengenal penciptanya, istri idaman, suami adalah mahaguru, rumahmu ada surga,
Muda mudahan allah memberi ilmu yang bermanfaat pada kita amin.
Alhamdulillah Ramadan ini mengenalmu.

By : Moh. Habibullah

About admin

Check Also

Wisuda Amsilati Pondok pesantren Al-Fattah

Kartasura. Pondok Pesantren Al-Alfattah menggelar pengajian akbar dalam rangka Khotmil Qu’ran danWisuda Amsilati angkatan VII …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *