Home / Kegiatan / Pesta Demokrasi Pon.Pes Al Fattah

Pesta Demokrasi Pon.Pes Al Fattah

Seperti suatu pemilihan presiden, gubernur ataupun Bupati. Pon.Pes Al Fattah pada Kamis (7/4) melaksanakan pesta demokrasi yaitu pemilihan ketua pondok, khususnya pemilihan ketua di pondok putri pesantren Al Fattah.
Dengan bertempat di Aula Putri, kegiatan pemilihan tersebut di padati dan ramai oleh kehadiran para santri putri untuk berpartisipasi menyalurkan hak suara mereka. Seperti pemilihan pada umumnya sistem dalam penentuan ketua dilakukan dengan pemungutan suara, dimana pemungutan suara dilaksanakan dua kali perhitungan suara. Putaran pertama di ajukan tiga bakal calon yang telah lolos seleksi dan merupakan rekomendasi dari pengurus sebelumnya serta pengasuh. Dari hasil musyawarah pengurus masa jabatan 2015-2016 terpilihlah tiga bakal calon yaitu Nela Oktavia mahasiswi Jurusan Pendidikan Bahasa Arab, Anis Fatmawati mahasiswi perbankan syari’ah dan Solikhah mahasiswi hukum ekonomi syariah, dan masing-masing bakal calon merupakan mahasiswi semester empat dari kampus IAIN Surakarta.
Dengan system penulisan nama calon yang telah diajukan, babak pertama diperoleh hasil suara 48 untuk nela, 21 suara diperoleh atas nama solikhah dan 17 untuk anis. Setelah perhitungan suara putaran pertama selesai, dari hasil tersebut pemilihanpun berlanjut keputaran yang kedua yaitu dua kandidat suara terbanyak kemudian dipilih lagi oleh para santri dengan menuliskan nama kandidat dalam sebuah secarik kertas.
Dilaksanakanlah pemungutan dan perhitungan suara tahap kedua, di peroleh hasil suara sejumlah 68 yang didapatkan oleh nela dan lawannya solikhah dengan jumlah 18 suara serta 1 suara golput.
Dari hasil tersebut tonggak kepemimpinan pondok putri Pon.Pes Al Fattahpun di serahkan oleh ketua sebelumnya, Susi Solikhah kepada ketua yang baru Nela oktavia.

?
“Terima kasih atas kepercayaan dan amanah yang telah di berikan, semoga setahun kedepan kepengurusan yang baru dapat memberi perubahan dan kemajuan untuk pondok kita yang tercinta.” ucap nela dalam sambutan singkat pasca pemilihan berlangsung.
Begitulah kehidupan pesantren semua terstruktur dengan adanya susunan pengurus, dan dari adanya prosesi pemilihan yang telah dilakukan, nilai-nilai demokrasipun sudah di amalkan oleh para santri dengan baik, hal tersebut terbukti dengan perolehan suara semua santri memilih dan jumlah golput hanya satu suara.
“Selamat atas terpilihnya ketua yang baru, semoga kedepan bisa lebih baik lagi dari kepengurusan sebelumnya, pesan saya dalam setiap hal apapun harapannya ketua yang terpilih dapat menyelesaikan dengan bijak dalam memutuskan sesuatu, serta adil dalam menghadapi berbagai karakter santri santri.” Tutur Aulia santri putri yang juga mahsiswi jurusan Bimbingan konseling islam seusai pemilihan berlangsung.

About Mella El Maula

menulis adalah proses mengabdikan diri

Check Also

AKSI TOLAK FDS (FIVE DAY SCHOOL) Se-SOLO RAYA.

Sekitar 25 ribu warga NU (Nahdlatul Ulama) se-Solo raya melakukan aksi tolak five day school, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *