Home / Kegiatan / Pesantren, Wadah Santri untuk Menempa Diri

Pesantren, Wadah Santri untuk Menempa Diri

?
Wajah-wajah baru pengurus putri Pon.Pes Al Fattah masa khidmat 2016-2017

Pesantren adalah sebuah wadah untuk melatih dan menempa para santri untuk bersosialisasi serta menyiapkan diri sebelum akhirnya terjun langsung di dalam kehidupan masyarkat, pesantren juga bisa di sebut sebagai miniature kehidupan masyarakat, pasalnya di dalam pesantren para santri di tuntut untuk belajar beradaptasi, bersosialisasi serta hidup bersama dengan orang-orang yang memiliki karakter yang berbeda-beda, sehingga hal tersebut bisa menjadi bekal para santri untuk menyiapkan diri, hingga pada saatnya mereka tidak akan kaget untuk hidup dan berbaur di dalam masyarakat.

Selain para santri hidup di pesantren untuk belajar bermasyarkat, hal yang tak kalah penting adalah, di dalam kehidupan pesantren para santri berlatih untuk berorganisasi. Hal tersebut dapat tercermin dengan adanya struktur kepengurusan, dimana pengurus adalah tangan kanan pengasuh untuk melaksanakan apa yang di perintah oleh pengasuh pondok untuk menertibkan dan memberlakukan segala peraturan yang tujuannya untuk menciptakan harmonisme kehidupan pesantren.

Sama seperti pondok pesantren kebanyakan, pada Jumat lalu (17/4) semua santri putri Pon.Pes Al Fattah menyaksikan prosesi pelantikan pengurus baru masa khidmat 2016-2017. Dalam pelantikan yang bertempat di Aula putri Pondok Pesantren Al Fattah, pengurus lama melaporkan laporan pertanggung jawaban selama satu tahun masa jabatannya, kemudian di lanjutkan dengan memperkenalkan pengurus baru, serta serah jabatan dari ketua lama Susi Solikhah kepada ketua baru Nela oktavia. Adapun susunan kepengurusan Pon.Pes Al Fattah masa jabatan 2016-2017 adalah sebagai berikut. Ketua pondok di pegang oleh Nela Oktavia, Siti Nur Maela sebagai Sekretaris, Lulu’atul Mardiyah menjabat sebagai bendahara, Anis Fatmawati dan Novia Rahmalina sebagai pengurus Kegiatan, bagian kebersihan di amanahkan kepada Yesi Kurniawati, pengurus catering di pegang oleh Faridatul Khasanah, Nailun Najah dan Siti Arifatus Shaliha sebagai pengurus koperasi, bagian keamanan di jabat oleh Solikhah dan pengurus TPA satu tahun kedepan di atur oleh Zulmi Zahritun Jannah serta Iis Uswatun Khusnul Khotimah. Dan nama-nama diatas adalah para santri yang telah dipercaya dan mendapat amanah untuk menjalankan serta mengatur semua kegiatan santri putra Pon.Pes Al Fattah satu tahun kedepan.

Kehidupan pesantren adalah tempat yang penuh dengan berbagai peraturan sehingga peran pengurus juga menjadi bagian yang penting untuk ketertiban semua kegiatan para santri, selain itu kehidupan pesantren sangat terstruktur selain adanya struktur kepengurusan di setiap kamarpun terdapat organisasi internal setiap kamar. Jadi belajar beorganisasi tak selamanya harus iktut suatu lembaga ataupun organisasi-organisasi besar yang bertebaran di luar lingkungan pondok, karena di dalam pondokpun tersedia wadah untuk para santri belajar dan berlatih memimpin dan berorganisasi.

About Mella El Maula

menulis adalah proses mengabdikan diri

Check Also

PENERIMAAN SANTRI BARU PONPES AL FATTAH KARTASURA TAHUN AJARAN 2019

  Assalamualaikum wr.wb. Telah dibuka pendaftaran santri baru pondok pesantren Al-Fattah. Diasuh oleh Dr. KH …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *