Home / Khazanah / Al-Qur’an dan Buah

Al-Qur’an dan Buah

two apples isolated on white
two apples isolated on white

Sebaik-baik kamu adalah orang yang mempelajari Al-Qur’an dan mengajarkannya kepada orang lain.
Seseorang berkata :
“Ajarkanlah kepada orang lain membaca Al-Qur’an, jika kamu tidak mampu maka belajarlah membaca Al-Qur’an, jika kamu tidak maampu maka dengarkanlah bacaan Al-Qur’an, dan jika kamu masih tidak mampu maka cintailah Al-Qur’an.”
Itulah keistimewaan Al-Qur’an.  Setidak mampunya diri kita, kita  tetap diharuskan untuk mencintai Al-Qur’an. Kemuliaan Al-Qur’an jika dibandingkan dengan kitab-kitab lain diibaratkan seperti kemuliaan Allah dibandingkaan dengan makhluk-Nya.
Dalam hal ini, terdapat 4 macam golongan manusia :
1.    Manusia mukmin yang mau membaca Al-Qur’an diibaratkan seperti buahutrujah yang harum baunya dan manis rasanya.
2.    Manusia mukmin yang tidak mau membaca Al-Qur’an diibaratkan seperti buahtamroh yang tidak ada baunya tapi manis rasanya.
3.    Manusia munafiq yang mau membaca Al-Qur’an diibaratkan seperti roihanah yang harum baunya tapi pahit rasanya.
4.    Manusia munafiq yang tidak mau membaca Al-Qur’an diibaratkan seperti handlolah yang tidak ada baunya dan pahit rasanya.
Sebagai manusia, jika kita disuruh memilih dari keempat golongan tersebut, tentunya kita akan memilih golongan pertama yang diibaratkan seperti buah utrujah yang memiliki bau harum dan rasa yang manis. Untuk menjadi seperti buah utrujah, marilah kita bersama-sama menjadi seorang mukmin sejati yang mau membaca Al-Qur’an serta mengajarkannya walau hanya satu ayat.

Isnaini Nur Hidayati (Santri Pon.Pes Al Fattah)

About admin

Check Also

KH. Achmad Chalwani : Kyai dan Pesantren Elemen Penumbuh Patriotisme Indonesia

Sukoharjo-Pengajian akbar dalam rangka Khotmil Qur’an dan Wisuda Amtsilati ke VII PP. Al Fattah Krapyak, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *