Home / Kegiatan / Al Fattah Juga Ikut dalam Sejarah

Al Fattah Juga Ikut dalam Sejarah

Acara Nusantara Mengaji dengan target 300. 000 khatam yang dilaksanakan serentak se- Indonesia pada hari sabtu- minggu 07-08 mei 2016, yang dimulai pada sabtu malam Minggu pukul 19:00 WIB, 20:00 WIT dan 21:00 WITA. Eforia Nusantara Mengaji Juga di ikuti oleh Pon.Pes Al Fattah dengan kata lain Al Fattah juga ikut menjadi bagian sejarah, dengan berpartisipasi mengkhatamkan sebanyak 70 kali khataman Al Qur’an.

Dengan bertempat di masjid serta halaman masjid Nurul Iman, para santri Pondok Pesantren Al-Fattah Krapak, Kartosuro, Sukoharjo, mengadakan mengaji bersama sebenyak 70 kali hataman yang dimulai ba’da isyak pada Sabtu (07/05), para santri dibagi menjadi beberapa kelompok. Dimana setiap kelompok terdiri dari 9-10 peserta dalam setiap kelompoknya. Data yang di peroleh dari panitia terdapat 10 kelompok santri putri dan santri putra. Namun kelompok santri putra hanya berjumlah 5-6 peserta dalam setiap kelompoknya.

ayo mengaji. menjadi bagian dalam sejarah Nusantara Mengaji
ayo mengaji. menjadi bagian dalam sejarah Nusantara Mengaji

Karena jumlah santri yang terbatas, dan target khataman juga menunjukan angka yang cukup banyak, maka khataman Al Qur’an pada sabtu malam di targetkan sabanyak 30 kali. 20 khatam untuk kelompok santri putri dan 10 kali khatam untuk santri putra. Dengan rincian setiap kelompok dari santri putri harus mengkhatamkan 2 kali khataman sedangkan setiap perkelompok dari putra satu kali, akhirnya target 30 kali khatampun dapat tercapai di malam hari, sehingga untuk kekurangannya kemudian dilanjutkan pada keesokan harinya, sampai sebanyak 70 kali khataman sesuai target yang telah ditentukan.

Sebelum acara di resmikan dan dimulainya kegiatan Nusantara Mengaji, diawali terlebih dahulu dengan pembukaan kemudian dilanjut dengan acara sambutan, yang disampaikan oleh Suwandi selaku koordinator Pelaksana kegiatan Nusantara Mengaji daerah cabang Sukoharjo, dalam sambutannya suwandi menyampaikan “ Negara Indonesia sedang mengalami berbagai gejolak yang menimpa masyarakat seperti kejahatan, narkoba, menurunanya moral para generasi muda, Radiklisme, terorisme serta berbagai problem yang lainnya. Harapannya dengan di adakannya Nusantara Mengaji ini bangsa Indonesia dapat dijauhkan dari berbagai permasalahan yang melanda serta menjadi Negara yang selalu mendapat keberkahan sehingga harapannya menjadi Baldatun Toyyibatun wa robbun ghofur.” Terangnya saat sambutan berlangsung. kemudian sambutan juga di sampaikan oleh pengasuh Pondok Al Fattah, Muhammad Mahbub S. Ag, M. Si sekaligus memimpin tawsul sebelum mulai ngaji.

KH. Muhammad Mahbub selaku Pengasuh Pon.Pes Al Fattah juga ikut mengaji bersama para santri
KH. Muhammad Mahbub selaku Pengasuh Pon.Pes Al Fattah juga ikut mengaji bersama para santri

Acara hataman pada malam hari dengan target 30 kali khatam akhirnya terselesaikan hingga pukul 23.00 WIB. Guna untuk memenuhi jumlah yang telah di tentukan pembacaan untuk mengkhatamkan Al Qur’an, dilanjutkan kembali keesokan hari, tepatnya pada Minggu (08/05) dimulai pukul 08.00 pagi dan masih di tempat yang sama yaitu di masjid Nurul Iman dengan jumlah peserta kurang lebih 200, dimana pada hari kedua kegiatan Nusantara Mengaji, peserta yang ikut berpartisipasi bukan hanya dari santriwan dan santriwati Pon.Pes Al Fattah saja, akan tetapi alumni dan tamu undangan dari berbagai pondok lain di sekitar wilayah kartasura, sampai masyarakat sekitar pondok. Acara berjalan dengan lancar, tertib dan penuh hikmat, kemudian yang lebih menggembirakan lagi, khataman yang ditergetkan hanya 70 kali sampai mencapai akhir dari hasil yang di peroleh Pon.Pes Al Fattah mencapai jumlah 72 kali hataman,yang berlagsung dari pukul 08.00 pagi hingga berakhir pada pukul 12:30 siang.

“acara ini sangat baik, saya merasa senang mengikuti acara ini karena untuk meningkatkan lagi kecintaan kita terhadap Al-Qur’an, untuk menghindar dari perbuatan yang jelek seperti terorisme, pencurian dll, manfaat yang bisa diambil, kita lebih bisa bersosialisasi lagu dengan tmen-temen yang lain, menjalin hubungan baik antar sesama, acara ini perlu didakan lagi di tahun selanjutnya, karena untuk membiasakan lagi mengaji hususnya kaum muda untuk mencintai al-Qur’an, mungkin untuk sarannya lebih dikondisikan lagi masalah kelompok dan pembagian juznya dalam satu kelompok untuk mencapai target yang telah ditetapkan”. Ujar Puji dihab sari (20) saat ditemui setelah acara berlangsung.

Acara diakhiri dengan pembacaan do’a khotmil Qur’an yang di pimpin langsung oleh pengasuh Pondok Pesantren Al-Fattah KH. Muhammad Mahbub S. Ag, M.Ag, dan berakhir pada pukul 12:30 WIB dengan 72 kali khatam Al Qur’an.

By : Imroatul Mufidah dan Siti Nur Maela

About admin

Check Also

AKSI TOLAK FDS (FIVE DAY SCHOOL) Se-SOLO RAYA.

Sekitar 25 ribu warga NU (Nahdlatul Ulama) se-Solo raya melakukan aksi tolak five day school, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *