Home / Khazanah / Keberkahan Bulan Ramadhan

Keberkahan Bulan Ramadhan

Selamat Berpuasa
Selamat Berpuasa

Marhaban ya ramadhan marhaban syahroshiam, begitulah ucapan yang detik ini menjadi tranding topic yang beredar di media sosial maupun ucapan secara oral, betapa senang dan gembiranya hati ini, masih deberi kesempatan untuk berjumpa kembali dengan bulan yang suci. Masyarakat Indonesia yang mayorias adalah umat muslim, mengekspresikan uforia mereka dengan berbagai macam penyambutan, yang sudah ramai berhamburan sebelum ramadhan datang, seperti tradisi Jawa yang bernafaskan islam antara lain sadranan, sekaten, padusan serta tradisi budaya lainnya dalam rangka menyambut bulan suci yang penuh berkah ini.
Akan tetapi terlepas dari serba serbi penyambutan ramadhan, hal yang lebih important untuk di perhatikan adalah, sudah seberapa basarkah persiapan kita untuk menjalani dan menyambut bulan dengan  beribu berkah tersebut, karena yang akan datang adalah bulan yang suci, maka dari itu sucikanlah pula jiwa dan raga kita, agar dapat secara totalitas dalam beribadah dan beramal sholeh. Sehingga semangat untuk mengerjakan kebaikan serta melaksanakan sunnah-sunnah yang telah di perintahkan-Nya, tidaklah hanya energik di awal saja, akan tetapi harapannya dari awal sampai penghujung bulan, kita semua di berikan keistiqomahan dalam menjalankan berbagai ibadah yang di telah ajarkan, karena di bulan turunnya Al-Qur’an (red nuzulul Qur’an) ini, berbagai pahala dilipat gandakan. Bukankah akan sangat rugi jika kita tidak bersungguh-sungguh dalam ibadah satu bulan kedepan, akan tetapi setelahnyapun kita harus tetap istiqomah, karena ciri keberhasilan bisa di gamabarkan dengan keistiqomahan.
Dalam satu bulan terdapat jangka waktu 30 hari, menurut hadist Nabi, dalam satu bulan Ramadhan terdapat pembagian tiga fase.

أَوَّلُ شَهْرِرَمَضَانَ رَحْمَةٌوَأَوْسَطُهُمَغْفِرَةٌوَآخِرُهُ عِتْقٌ مِنَ النَّا رِ

Fase pembagian dalam bulan ramadhan tersebut antara lain:
10 hari pertama bulan ramadhan, yaitu fase dimana di bukanya pintu rahmat Allah SWT  kepada setiap umat manusia yang ada di bumi. Maka dari itu di awal pembukaan bulan suci ini mulailah isi kegiatan dengan setiap harinya untuk membaca Al-Qur’an, mengikuti salat trawih, menebar kebaikan  kepada sesama, menyantuni fakir miskin dan amal sholeh lainnya.  Sehingga di harapkan dengan mengawali sesuatu dengan hal yang baik-baik, semoga Allah akan memberi rahmat, utamanya untuk selalu istiqomah tetap konsisten menjalankan apa yang telah di kerjakan dan menjadi kebiasaan.
10 hari kedua pada bulan ramadhan, Allah memberikan maghfiroh atau ampunan kepada setiap hambanya yang bertaubat dan mau berubah kejalan yang benar, maka alangkah lebih baiknya dalam fase ini kita bermunjat kepada Allah memohon ampun, perbanyak dzikir, qiyamul lail serta merubah hal-hal yang buruk kepada hal-hal yang baik.
10 hari terakhir Allah memberikan  ‘ifkum minannar ( Dimerdekakannya dari Api Neraka) sungguh alangkah pedih dan menderitanya tempat yang bernamakan neraka itu, maka dari itu pada fase ini marilah efisiensikan waktu kita, untuk melakukan apa yang telah kita kerjakan seperti di 10 hari pertama dan kedua, dan alangkah lebih baik lagi manfaatkan 10 hari akhir bulan puasa tersebut dengan beritikaf di masjid, sehingga hari-hari yang kita jalani, akan selalu dekat dengan Allah sebab dengan beritikaf kita berdiam diri di rumah Allah, sehingga setiap detiknya semangat kita untuk berdzikir dan menjalankan ibadah, baik sunnah maupun wajib akan lebih besar dorongannya.
Bagaikan bercocok tanam maupun berladang, jadikanlah Bulan Suci nan barokah ini sebagai kesempatan untuk menanam berbagai amal sholeh, serta berlomba-lombalah dalam kebaikan, hingga di akhir kita akan memanen apa yang telah kita tanam yaitu hari kembali kepada fitroh atau hari menuju kemenangan yang hakiki.
Selamat datang bulan suci Ramadhan, bulan penuh berkah dan ampunan.

About Mella El Maula

menulis adalah proses mengabdikan diri

Check Also

PERANAN SANTRI DAN PESANTREN DALAM UPAYA MENJAGA PERSATUAN INDONESIA MELALUI SIKAP TOLERANSI TERHADAP SESAMA

Pesantren merupakan wahana menempa diri yang di dalamnya terdapat berbagai macam dinamika pelatihan kehidupan yang …

2 comments

  1. semoga penulis maupun pembaca mendapat keberkahan di bulan suci ini insya allah.. amin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *