Home / Suara Santri / Opini / PERBAIKI DIRI, PERBAIKI SHOLAT

PERBAIKI DIRI, PERBAIKI SHOLAT

“Ketika engkau tidak mengetahui harus memulai dari mana untuk memperbaiki diri, maka mulailah untuk memperbaiki shalatmu”
Sobat, di dalam diri kita mungkin masih banyak sekali kekurangan yang harus di sempurnakan. Setiap manusia pasti tidak akan luput dari yang namanya dosa, hingga seakan dosa sudah melekat pada diri manusia. Banyak kesalahan yang kita lakukan entah sengaja maupun tidak sengaja. Hingga akhirnya kita akan sampai pada titik dimana kita akan bertanya “Apa selamanya aku akan menjadi begini? Tanpa perubahan? Dari pertanyaan itulah akhirnya seseorang ingin memperbaiki diri menjadi yang lebih baik. Sekarang muncul kembali pertanyaan “Terus harus mulai dari mana?”.

perbaiki diri melaluishalat
perbaiki diri melaluishalat

Tidak perlu khawatir sobat, ketika kita ingin sekali memperbaiki diri untuk menjadi yang lebih baik, maka mulailah dari memperbaiki sholat kita. Sholat merupakan ibadah yang paling utama dalam islam, bahkan dalam sebuah riwayat sholat merupakan tiang agama. Sehingga jika sholat kita masih belum terjaga, masih bolong-bolong, maka tiang tersebut pasti juga akan ikut bolong-bolong. Dan apa yang akan terjadi? Tiang yang telah dibangun pun lama kelamaan akan roboh kawan. Sama dengan agama, jika kita tidak mengerjakan sholat, maka sama saja seperti kita merobohkan agama.

 

Ada suatu kisah dimana seorang perempuan dengan wajah pilu dan terisak mendatangi Nabi Musa AS. Wanita tersebut menceritakan pada Nabi Musa bahwa ia telah melakukan zina. Dan hasil dari perbuatan zina tersebut ia mengandung bayi, namun ketika bayi tersebut lahir ia langsung mencekik bayi tersebut hingga tewas. Mendengar cerita tersebut Nabi Musa dengan marahnya menghardik perempuan tersebut “Enyah kau dari sini, agar adzab Allah tidak jatuh kedalam rumahku karna perbuatanmu. Perempuan tersebut semakin larut dalam dukanya, jika Nabi saja sudah tidak menerima, bagaimana dengan manusia lainnya?. Sepeninggal perempuan tersebut, turun Malaikat jibril yang mendatangi Nabi Musa dan berkata “Mengapa engkau menolak seorang perempuan yang hendak bertaubat dari dosannya? Tidakkah engkau tahu dosa yang lebih besar dari padanya? Yaitu dosa orang yang meninggalkan sholat dengan sengaja dan tanpa menyesal. Orang itu dosanya lebih besar dari pada seribu kali berzina”.

 

Nah kawan, dari cerita tersebut, masihkah kita berani meninggalkan sholat?
Lalu bagaimana cara memperbaikinya? Yang pertama kali harus dilakukan adalah menjaga wudhu. Wudhu dapat menggugurkan dosa lho kawan, karena ketika kita membasuh kedua tangan kita, kita telah menghapus dosa yang telah dilakukan oleh kedua tangan kita. Ketika membasuh kaki kita telah menghapus dosa yang dilakukan oleh kedua kaki kita. Begitu seterusnya.

 

Langkah kedua, ketika mendengar adzan, segerakanlah untuk menunaikan sholat. Karena jika kita menunda-nunda sholat, ada kemungkinan 50% bahwa kita akan meninggalkan sholat kawan. Segera buang rasa malas tersebut dan segeralah mengambil wudhu. Biasakan diri kita untuk selalu sholat tepat pada waktunya. Langkah ke tiga yaitu mencoba untuk sholat dengan khusyuk. Ketika sedang sholat, maka bayangkanlah seolah-olah yang kita hadapi adalah Allah. Allah ada di depan kita saat sedang sholat, sehingga kita harus sungguh-sungguh dan khusyuk saat berhadapan dengan Allah. Nah yang terakhir adalah selalu istiqomah, mungkin mudah sekali mengatakan hal yang satu ini, tapi ketika menjalaninya sungguh tidak semudah mengucapkannya. Maka ketika rasa malas datang mengganggu, ingatlah bahwa dosa meninggalkan sholat lebih besar daripada dosa orang yang seribu kali berzina. Jadikanlah hal ini sebagai motivasi pada diri agar senantiasa menjaga keistiqomahan.

created by : Atina Sabila

About admin

Check Also

PERANAN SANTRI DAN PESANTREN DALAM UPAYA MENJAGA PERSATUAN INDONESIA MELALUI SIKAP TOLERANSI TERHADAP SESAMA

Pesantren merupakan wahana menempa diri yang di dalamnya terdapat berbagai macam dinamika pelatihan kehidupan yang …

2 comments

  1. perkara yang akan pertama kali dihitung di akhirat nanti adalah sholat. apabila sholatnya bagus maka amalnya bagus. apabila sholatnya jelek, maka amalnya jelek….

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *