Home / Artikel / MANFAAT DZIKIR BAGI KESEHATAN OTAK

MANFAAT DZIKIR BAGI KESEHATAN OTAK

MANFAAT DZIKIR BAGI KECERDASAN                                    OTAK

Pondok pesantren mempunyai ciri khas dzikir, setiap habis sholat kiai dan santri melaksanakan dzikir jahr bersama. Biasanya diawali dengan istigfar dan ditutup dengan doa dari kiyai. Di pondok pesantren santri diwajibkan untuk berdzikir, namun beberapa dari santri tidak mematuhi aturan tersebut. Seperti langsung keluar masjid, masuk ke kamar, makan dan lain sebagainya
Hal itu bisa terjadi karena ketidak tauan mereka tentang manfaat dzikir, yang mereka ketahui ialah dzikir hanyalah sarana untuk beribadah mendekatkan diri kepada Allah sedangkan ia tidak mengetahui manfanfaat lebih dari Dzikir sehingga mereka lebih mementingkan aktivitas lain dari pada berzikir.
Sebagai seorang santri. Santri diwajibkan untuk berdzikir. Sebuah ibadah dengan mengingat Nama Allah secara berulang-ulang. selain beribadah, ternyata Dzikir juga baik untuk kesehatan, terutama kecerdasan otak,
Sebuah penelitian dari Universitas washington, yang dimuat dalam majalah scientific American edisi desember1993, menyebutkan bahwa berdzikir bias mengaktifkan syaraf-syaraf otak
Apabila seseorang itu berzikir dengan mengulangi kalimat-kalimat Allah, seperti subhanallah, Allahuakbar dan lain sebagainya beberapa kawasan otak yang terlibat menjadi aktif.
Bagaimana penelitian itu Membuktikan manfaat zikir untuk kesehatan otak?
Subhanallah, inilah manfaat berzikir untuk kecerdasan otak
Otak hanyalah aktivitas-aktivitas bio-elektrik yang melibatkan sekumpulan syaraf yang dipertanggungjawabkan untuk melakukan tugas-tugas tertentu untuk memungkinkan ia bekerja dengan sempurna. Setiap hari 14 juta syaraf yang membentuk otak ini berinteraksi dengan 16 juta syaraf tubuh yang lain. semua aktivitas yang kita lakukan danpemahaman ilmu yang kita peroleh adalah natijah dari aliran interaksi bio-listrik yang tidak terbatas.
Oleh karena itu apabila seseorang itu ber zikir dengan mengulangi kalimat-kalimat Allah, beberapa kawasan otak yang terlibat memjadi aktif ini menyebabkan satu aliran bio-listrik di wilayah syaraf otak tersebut.
Bila zikir itu dilakukan secara berulang-ulang kali, aktivitas syaraf ini menjadi tambah aktif dan turut menambah tenaga aliran bio-listrik. Lama-kelamaan kelompok syaraf yang sangat aktif ini mempengaruhi kelompok syaraf yang lain untuk turut sama aktif.
dengan itu, otak menjadi aktif secara keseluruhan. Otak mulai memahami hal baru, melihat dari prespektif berbeda dan semakin kreatif dan kritis, dan sebelum berzikir otak tidak begini. Otak yang segar dan fit secara tidak langsung mempengaruhi hati untuk melakukan kebaikan dan menerima kebanaran.
Hasil penelitian yang dilakukan di Universitas Washington dan tes ini dilakukan melalui pemindaian PET yang mengukur kadar aktivitas otak manusia secara tidak sadar. Dalam penelitian ini, sukarelawan diberikan satu kata benda. Mereka diharuskan membaca setiap kata tersebut satu persatu dan menghubungkan kata-kata dengan kata kerja yang terkait, ketika sukarelawan melakukan tugas mereka, beberapa bagian berbeda otak menunjukan peningkatan aktivitas syaraf, termasuk bagian depan otakyang konteks.
Menarinya apabilasukarelawan ini mengulangi daftar kata yang sama berulang-ulang kali, aktivitas otak akan merebak pada kawasan lain dan mengaktifkan kawasan syaraf yang lain ketika daftar baru yang diberikan kepada mereka, aktivitas syaraf kebali meninggkat di daerah pertama. Ini sekaligus membuktikan secara ilmiah bahwa kata yang diulang-ulang seperti dzikir, terbukti meninggkatkan kebugaran otak dan menambah kemampuanya.
By: Harun

About admin

Check Also

IMPLEMENTASI SANTRI LITERASI MENELADANI RASULULLAH SAW DALAM PERINGATAN MAULID NABI

Peringatan Maulid Nabi selalu disambut dengan meriah oleh umat Islam di Indonesia. Kegiatan ini bertujuan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *